Kodim 0406 Lubuklinggau

Sertu Bambang Bantu Warga Memindahkan Rumah Secara Bergotong Royong dengan masyarakat desa binaan.

Super Admin

Lensa Garuda – Musi Rawas.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 406-04/Muara Lakitan Kodim 0406/Lubuklinggau Sertu Bambang bersama masyarakat secara ber gotong royong memindahkan rumah salah seorang warga Basori (45) di kelurahan talang ubi Kecamatan Megang sakti Kabupaten Musi Rawas, Rabu,(21/12/2022).

“Tradisi ini memang kerap dilakukan oleh warga Desa di kecamatan Megang sakti, Khususnya di kelurahan talang ubi, rumah panggung yang terbuat dari kayu biasanya diangkat jika warga hendak melakukan renovasi rumah atau pindah lokasi,” ungkap Sertu Bambang

Apa yang dilakukan oleh Babinsa Tersebut merupakan salah satu upaya yang dapat menumbuhkan empati masyarakat terhadap keberadaan TNI.

Dalam rangka membangun empati antara TNI dalam hal ini Babinsa dan masyarakat, perlu dipahami kedua kemampuan ini yakni kemampuan saling mempercayai dan kemampuan empati. Empati adalah kunci membina kepercayaan dari masyarakat. Rasa percaya atau trust relevan sekali dalam kondisi sosial tertentu.

Tradisi angkat rumah saat renovasi khususnya di Kecamatan Megang sakti Kabupaten Musi Rawas, terbilang cukup unik karena cara mereka pindah rumah bukan pergi meninggalkan rumah lama mereka kemudian pindah ke rumah baru, tetapi pindah lokasi ke tempat yang berbeda namun masih dengan rumah yang sama.

Pada umumnya masyarakat masih percaya bahwa rumah adalah tanah ibu pertiwi yang merupakan warisan yang harus di jaga. Dan mayoritas masyarakat masih menggunakan rumah tradisional berbentuk rumah panggung yang terbuat dari kayu khusus nya masyarakat pribumi. oleh sebab itu masyarakat pribumi jika ingin pindah ke suatu tempat maka mereka akan membawa rumahnya.

“Memang sering di pindahkan rumah-rumah disini dari suatu kampung ke kampung yang lain di angkat bersama-sama,” ujar Hartono salah seorang warga.

Masyarakat pribumi menyebut istilah ini sebagai tradisi. Yang berarti angkat rumah. Jadi jika ada warga yang ingin pindah rumah maka harus memindahkan rumah utuh ke tempat yang lain. Sebab itu lah masyarakat pribumi mengangkat rumahnya.

Tradisi ini sangat mengedepankan nilai kebersamaan seperti gotong royong dan menjalin kekompakan para masyarakat untuk bersama-sama memindahkan dan mengangkat rumah.

Namun seiring berjalan nya waktu tradisi atau budaya ini udah banyak di tinggal kan oleh masyarakat khusus nya warga pribumi.

“Biasanya sampai ratusan orang yang mengangkat rumah secara bersamaan. Kalau pindahnya tidak jauh rumahnya di angkat, tapi kalau jauh rumahnya di bongkar dan di pasang lagi,” (pendim 0406/Lubuklinggau).

Kategori

Berita Terkait

59